Apel Pagi Disnakertrans Kabupaten Bima, Syaeful Bahri Tekankan Pentingnya Budaya Bersih -->
Cari Berita

Free Space 970 X 90px

Apel Pagi Disnakertrans Kabupaten Bima, Syaeful Bahri Tekankan Pentingnya Budaya Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, H. Muhamad Syaeful Bahri, ST., M.Si., memimpin apel pagi di lingkungan Disnakertrans Kabupaten Bima, Senin (10/8/2026). Dalam arahannya, ia mengajak seluruh jajaran meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan disiplin dan kepribadian yang baik.

BIMA, MIMBARNTB — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima mengawali aktivitas kerja dengan apel pagi pada Senin, 10 Agustus 2026. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, H. Muhamad Syaeful Bahri, ST., M.Si.


Dalam arahannya, Syaeful Bahri tidak hanya menekankan kedisiplinan aparatur, tetapi juga mengingatkan seluruh jajaran Disnakertrans agar membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.


Pesan tersebut disampaikan melalui semangat “Senin Ceria”, yang diharapkan menjadi momentum untuk mengawali pekan kerja dengan suasana positif sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan kantor.


Menurutnya, kebersihan bukan sekadar persoalan menjaga lingkungan agar terlihat rapi dan nyaman. Lebih dari itu, kebersihan mencerminkan karakter, kedisiplinan, serta kepribadian seseorang.


“Kebersihan menjadi awal dari penilaian baik dan buruknya seseorang. Kepribadian yang baik akan menjaga kebersihan dirinya, lingkungannya dan sekitarnya,” menjadi pesan yang ditekankan dalam apel pagi tersebut.


Ia mengajak seluruh pegawai untuk tidak hanya menunggu petugas kebersihan dalam menjaga lingkungan kantor. Kesadaran menjaga kebersihan, menurutnya, harus tumbuh dari setiap individu dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.


Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman, sehat, disiplin, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Apel pagi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perubahan budaya kerja tidak selalu dimulai dari hal besar. Menjaga kebersihan diri, ruang kerja dan lingkungan sekitar merupakan langkah sederhana yang mencerminkan tanggung jawab dan integritas setiap aparatur. (MB/01)