Baca Juga
 |
| Pemerintah Kabupaten Bima Gandeng TNI-Polri Gelar Aksi Bersih-Bersih di Jalan Negara. |
Kabupaten Bima – Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kegiatan gotong royong масштабный untuk membersihkan sampah di sepanjang jalan negara yang menghubungkan Kota Bima dengan Kecamatan Wawo pada hari Jumat (9/1/2026). Aksi bersih-bersih ini melibatkan jajaran TNI dari Kodim 1608/Bima, personel Polres Bima Kota, аппаратаur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bima, serta masyarakat setempat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, bersama dengan Dandim 1608/Bima dan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi. Turut hadir pula Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, para kepala OPD, Camat Wawo Syafrudin Basyar beserta Muspika, serta seluruh unsur pemerintah desa se-Kecamatan Wawo.
Fokus utama kegiatan adalah pembersihan sampah yang berserakan di ruas jalan negara, dimulai dari tanjakan perbatasan Kota Bima menuju Wawo hingga perbatasan Wawo-Sape. Selain itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di masing-masing desa dengan melibatkan sejumlah OPD terkait.
Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
"Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Ini tentu saja membutuhkan peran aktif masyarakat, terutama kebersihan lingkungan di mana masyarakat harus ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," ujar dr. H. Irfan Zubaidy.
Selain kegiatan bersih-bersih, Wakil Bupati juga meninjau lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara sebagai bagian dari upaya penataan pengelolaan sampah di wilayah Kecamatan Wawo.
Lebih lanjut, dr. H. Irfan Zubaidy menekankan pentingnya kegiatan kebersihan lingkungan yang selaras dengan kegiatan penghijauan. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat melalui penanaman pohon-pohon yang memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat mengurangi laju alih fungsi lahan dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan budaya gotong royong, serta bersama-sama menjaga lingkungan yang bersih dan asri.
(Tim/red).