Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah di Ambalawi Ludes Terbakar -->
Cari Berita

Iklan Pemkot

 

Free Space 970 X 90px

Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah di Ambalawi Ludes Terbakar

Tuesday, April 20, 2021

Foto saat kebakaran berlangsung. Dok: warga / mimbar NTB.

BIMAMIMBARNTB.COM -- Tiga rumah panggung dan satu rumah permanen milik warga dusun Dana Bura, Desa Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Selasa (20/4/2021) sekitar pukul 16.07 Wita, kurang dari 10 menit, ludes terbakar. 


Musibah kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik berasal dari penanak nasi. 

Akibat kejadian ini tidak hanya rumah yang terbakar, tetapi barang-barang berharga lainnya ikut ludes dilahap cepat si jago merah. Lantaran bahan rumah terbuat dari kayu dan papan. 
Kondisi setelah api berhasil dipadamkan. 

Untuk mencegah api merembet ke rumah warga lainnya, warga setempat memadamkan api dengan alat seadanya. Api pun akhirnya berhasil dipadamkan meskipun 4 rumah sudah hangus terbakar. 

Saat kejadian tersebut, pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran pun menangis histeris akibat tak sanggup melihat rumahnya dilahap si Jago merah. 

Adapun rumah yang terbakar adalah Rumah Panggung 12 Tiang milik Edendi (38 tahun), Rumah Panggung 12 milik M. Ali/Hannah (46 Tahun), Rumah Panggung 12 tiang milik Ridwan/Meri, Rumah serta Kios milik Arabia dan Jompa.

Hingga berita ini diturunkan, ditafsirkan warga mengalami kerugian sekitar Rp650 juta.

Hal tersebut disampaikan oleh warga setempat, Hamdan, SPd. Dia mengatakan bawah mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi setelah tiga rumah hangus terbakar. 

"Adapun mobil Damkar pemadam kebakaran datang setelah 3 rumah tersebut hangus. 3 rumah hangus terbakar dan 1 rumah kecil rusak ringan, ditafsirkan kerugian hinga mencapai Rp650 juta," kata Hamdan pada media, Selasa (20/4).

Camat Ambalawi, Ishaka Hasan, SH, membenarkan 4 rumah milik warga ludes terbakar, namun tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Dia juga membernarkan warga mengalami kerugian sekitar Rp650. 

Dikatakannya, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, namun diduga sementara akibat korsleting listrik. 

"Begitu di telepon langsung turun ke lapangan, ia betul 4 rumah, ia betul kerugian Rp650 juta," kata Ishaka Hasan dikonfirmasi media melalui via seluler.

Anggota BPD setempat, Faisal mengatakan, api berasal dari rumah  Muis, api terus merembet ke rumah fendi dan Ridwan. Kesaksian warga sempat terdengar suara ledakan diduga berasal dari tabung gas LPG.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian materi di perkirakan mencapai Rp.650 juta dari jumlah keseluruhan rumah," jelas Faisal.

Saat ini para korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tengga terdekatnya. 

*MB01*