Mimpi Orang Gunung -->
Cari Berita

Pemkot Bima

 


Free Space 970 X 90px

Mimpi Orang Gunung

Wednesday, October 25, 2023

Sekretaris DPD Partai Gelora Kota Bima dan Caleg Anggota DPRD Kota Bima nomor urut (3), Darussalam, S.HI.

Kota Bima -- Di lahan 10 hektar yang dipugar keliling, pada 9 hektarnya tumbuh lebat berbagai jenis tanaman buah. Ada mangga, mete, kemiri, nangka, sirsak, dll, lalu dibawah tanaman tersebut tumbuh berbagai empon emponan. Di sisa 1 hektarnya berdiri kandang pengemukan dan pengembang biakan ternak kaki empat yang dilengkapi berbagai sarana prasarana baik air maupun listrik. 


Pada bagian tengahnya, ada semacam saung atau pandopo kecil tempat warga gunung untuk bertemu, bertukar pikiran disela sela kesibukan rutin mengurus ternak dan perkebunan. Bangunan itu dikelilingi juga oleh beberapa pohon serta berbagai jenis tanaman pakan ternak. 

Pada bagian tepi pagar juga dimanfaatkan dengan berbagai tanaman umbi umbian serta tanaman horti/sayur sayuran yang sesuai iklim di dataran tinggi. 

Sesekali warga memanen empon emponan untuk dijual kepada para pengepul yang sudah siap mengambil dan membawa empon empon kepasar. Selain itu juga warga memanen umbi umbian atau tanaman sayuran untuk dikirim kepasar atau sekedar melayani para pengepul yang hadir diperkebunan. 

Empat bulan kemudian hewan ternak yang telah digemukan siap untuk dipasarkan. Kadang langsung transaksi dikandang atau dibawa kepemain ternak yang selalu siap membeli. Hasil dari itu sebagian disisihkan untuk membeli bibit ternak untuk digemukan kembali sembari menunggu hasil ternak pengembang biakan sendiri. 

Siklus kehidupan warga gunung terus berlangsung seperti itu, habis panen empon emponan, lalu panen umbi umbian dan sayur sayuran dan sekian bulan sekali menikmati panen ternak, untuk menyelesaikan kebutuhan ekonominya. 

Setelah memasuki masa panen tanaman buah, warga memiliki sumber ekonomi baru. Artinya sudah ada empat sumber ekonomi dilahan 10 hektar tersebut, mulai dari empon emponan, sayur mayur, hasil penggemukan ternak dan hasil panen tanaman buah. 

Hijau dan rimbunnya tanaman buah, menambah keasrian dan kesejukan. Setiap pagi tiba kehidupan warga gunungpun di iringi merdunya berbagai kicauan burung yang menambah harmoni kehidupan.  

Sayangnya matapun telah melek, saat panggilan azan pertama dikumandangkan. Mimpipun berlalu menyisakan kenangan dan harapan. 

Opini oleh Darussalam.