![]() |
| Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bima dan Manajemen RSUP NTB terkait layanan pemulangan jenazah gratis bagi peserta BPJS PBI. Kebijakan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat kurang mampu. |
KOTA BIMA, MIMBARNTB – Pemerintah Kota Bima menggandeng Manajemen Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam sebuah kerjasama strategis. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses layanan rujukan tingkat lanjut.
Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, menyampaikan hal tersebut pada Minggu sore (12/04/2026). Menurutnya, salah satu poin krusial dari nota kesepahaman yang ditandatangani bersama Dinas Kesehatan Kota Bima adalah penyediaan layanan ambulans jenazah.
"Alhamdulillah, pemulangan jenazah warga kurang mampu yang berobat di RSUP NTB ke Kota Bima kini gratis, khususnya bagi peserta BPJS Kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ini merupakan kado istimewa di peringatan HUT Kota Bima ke-24," ungkap Hasyim.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima ini menegaskan bahwa inisiatif ini lahir sebagai solusi atas regulasi yang berlaku. Berdasarkan ketentuan BPJS Kesehatan, biaya pemulangan jenazah memang tidak termasuk dalam layanan yang ditanggung. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bima hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut melalui kesepakatan bersama pihak rumah sakit.
"Kerjasama ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus meringankan beban ekonomi warga," tegasnya.
Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan bahwa fasilitas ini juga menjadi upaya strategis dalam memastikan kelancaran akses rujukan masyarakat Kota Bima ke RSUP NTB. Hal ini dilakukan sembari menunggu masa transisi hingga operasional RSUD Kota Bima yang baru berjalan secara penuh.
"Langkah ini menegaskan kehadiran pemerintah dalam mempermudah akses layanan rujukan tingkat lanjut bagi masyarakat," pungkasnya. (Tim)


