![]() |
| Ilustrasi. |
KOTA BIMA – Progres pembangunan sejumlah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima menunjukkan perkembangan yang positif.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek SPAM Dinas PUPR Kota Bima, Ir. Faqih Ashri, ST., M.URP., mengungkapkan bahwa dua proyek yang lebih dahulu dikontrak, yakni SPAM Rontu dan SPAM Oi Mbo, berhasil melampaui target pekerjaan pada pekan ketujuh pelaksanaan.
Berdasarkan data yang disampaikan, progres SPAM Rontu pada minggu ketujuh mencatat realisasi sebesar 8,13 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 7,87 persen atau mengalami deviasi positif sebesar 0,26 persen.
Sementara itu, proyek SPAM Oi Mbo juga menunjukkan capaian yang menggembirakan. Dari target 12,23 persen, realisasi pekerjaan telah mencapai 12,75 persen atau mengalami deviasi positif sebesar 0,52 persen.
Menurut Fakih, percepatan progres pada kedua proyek tersebut dipengaruhi oleh waktu pelaksanaan kontrak yang lebih awal dibandingkan proyek SPAM lainnya.
"Dua SPAM ini terkontrak lebih dahulu, yakni pada 25 Juni 2026, sehingga progres pekerjaannya lebih cepat dibandingkan empat proyek SPAM lainnya," ujar Fakih saat dikonfirmasi MIMBARNTB melalui WhatsApp, Jumat (14/8/2026).
Sementara itu, empat proyek lainnya, yakni SPAM Ntobo, SPAM Nungga, SPAM Ule, dan SPAM Rite, masih berada pada tahap pengadaan material, terutama proses pemesanan pipa.
Fakih menjelaskan bahwa progres pekerjaan pada keempat proyek tersebut diperkirakan akan mulai terlihat pada pekan depan setelah proses administrasi pemesanan pipa selesai.
"Progres akan terlihat mulai minggu depan, saat pesanan pipa sudah terbit invoice-nya. Progres pengadaan dan pemasangan pipa memiliki persentase paling besar dalam setiap proyek SPAM, sehingga perkembangan pekerjaan akan mulai terlihat ketika pipa sudah terpesan dan berada di lokasi," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima, Fachrurazi, S.T., menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya menyelesaikan seluruh pekerjaan sebelum masa kontrak berakhir.
Ia menekankan bahwa percepatan pelaksanaan proyek akan terus dilakukan agar seluruh target pembangunan infrastruktur air bersih dapat diselesaikan tepat waktu.
Pembangunan SPAM di sejumlah wilayah di Kota Bima diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. (MB/01).


