Baca Juga
JAKARTA - Belum genap setahun memimpin, Pemerintah Kabupaten Bima yang dipimpin Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Madya untuk implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini menjadi bukti capaian membanggakan dalam pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat daerah.
UHC Award merupakan simbol pengakuan tinggi dalam mewujudkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program JKN. Kabupaten Bima termasuk 394 kabupaten/kota dari 31 provinsi di Indonesia yang mendapatkan penghargaan tahun ini.
Sebelumnya, Pemkab Bima telah meraih UHC Award Pertama pada 2024 dan kemudian UHC Pratama pada 2025. Peningkatan cakupan kepesertaan BPJS menjadi pendorong utama untuk meraih kategori Madya yang diserahkan pada tanggal 27 Januari 2026 di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Penganugerahan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.
"JKN Kesehatan tidak saja besar tetapi juga sangat cepat berkembang. Dalam waktu 10 tahun Indonesia berhasil mencapai UHC, sementara negara seperti Austria dan Belgia memerlukan waktu hingga 70 tahun untuk mencapai capaian serupa," ujar Ali Ghufron dalam sambutannya. Menurutnya, pencapaian ini dicapai melalui sinergi antar pihak, pemanfaatan teknologi, serta kerja sama yang baik dengan Kementerian Kesehatan RI.
Bupati Ady Mahyudi menyampaikan, capaian ini diraih berkat komitmen konsisten Pemkab Bima terhadap program JKN sebagai program strategis nasional. "Kita telah mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam JKN untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan bermutu," ujarnya.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Pemkab Bima dalam memastikan kepesertaan minimal 98% dan keaktifan minimal 80% dari jumlah penduduk. Data BPJS Kesehatan menunjukkan, pada 2025 cakupan kepesertaan di Kabupaten Bima mencapai 98% dengan keaktifan 85%, serta partisipasi Pemerintah Daerah lebih dari 10% dari jumlah penduduk.
"Ke depan, Pemkab Bima akan terus berupaya agar cakupan keikutsertaan BPJS terus meningkat," tegas Bupati.
(Red)


