164 Siswa SMPN 1 Kota Bima Terima Bantuan PIP Tahun 2026, Total Rp750 Ribu per Siswa -->
Cari Berita

Free Space 970 X 90px

164 Siswa SMPN 1 Kota Bima Terima Bantuan PIP Tahun 2026, Total Rp750 Ribu per Siswa

Senin, 27 April 2026

Kepala SMPN 1 Kota Bima, Abdi, S.Pd.

KOTA BIMA – Sebanyak 164 siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Kota Bima resmi mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk tahun anggaran 2026. Penyaluran dana bantuan ini telah dilakukan secara bertahap dengan memastikan data penerima akurat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

 

Kepala SMPN 1 Kota Bima, Abdi, S.Pd., membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi media di ruang kerjanya, Kamis (28/04/2026). Ia menjelaskan bahwa daftar nama penerima bantuan telah melalui proses verifikasi data yang ketat.

 

"Kami mengusulkan nama-nama siswa berdasarkan big data yang terintegrasi dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Data tersebut sudah sesuai dan selaras dengan data pusat yang kami terima," ungkap Abdi.

 

Pencairan Tahap Awal

 

Saat ini, pencairan dana PIP tahap pertama sudah mulai dilaksanakan, khususnya untuk siswa tingkat akhir. Dari total penerima, sebanyak 64 siswa kelas 9 telah melakukan pencairan langsung di bank didampingi oleh orang tua atau wali murid.

 

Adapun besaran bantuan yang diterima oleh siswa tingkat akhir (kelas 7, 8, dan 9) adalah sebesar Rp750.000. Sementara untuk siswa yang baru menerima di pertengahan tahun, besaran bantuannya disesuaikan menjadi setengah dari jumlah tersebut, yaitu Rp375.000.

 

"Proses pencairannya berjalan lancar. Siswa dan orang tua datang langsung ke bank untuk mengambil hak mereka," tambahnya.

 

Komitmen Layanan Maksimal

 

Abdi menegaskan bahwa seluruh proses penentuan penerima bantuan telah mematuhi mekanisme dan prosedur standar PIP secara ketat. Pihak sekolah berkomitmen agar bantuan ini tepat sasaran.

 

"Kami pastikan data siswa yang dapat PIP sudah sesuai kriteria dan mekanisme yang berlaku. Ke depannya, kami berharap semakin banyak siswa yang bisa mendapatkan manfaat ini, asalkan memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan," tutup Abdi. (Tim).