![]() |
KOTA BIMA — Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan administratif. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima membuktikannya dengan hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Bima, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian jajaran Imigrasi Bima terhadap masyarakat, khususnya para peserta didik berkebutuhan khusus. Selain berbagi, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara institusi pemerintah dengan lingkungan sekolah.
Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima hadir di SLB Negeri Kota Bima untuk memberikan dukungan kepada pihak sekolah dan para peserta didik. Kehadiran tersebut disambut hangat keluarga besar SLB Negeri Kota Bima.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima, Joko Widodo, S.E., M.H., mengatakan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, jajaran Imigrasi tidak boleh hanya hadir dalam konteks pelayanan keimigrasian, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat di lingkungan sekitar.
“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk komitmen Kantor Imigrasi Bima untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya kami meneruskan pesan dari Direktorat Jenderal Imigrasi agar jajaran Imigrasi tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan keimigrasian, tetapi juga memiliki kepedulian dan kepekaan sosial terhadap masyarakat di lingkungan sekitar,” ujar Joko Widodo.
Ia berharap kehadiran jajaran Imigrasi di SLB Negeri Kota Bima dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
“Kami berharap kehadiran kami di SLB Negeri Kota Bima dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para siswa maupun tenaga pendidik,” tambahnya.
Bagi Kantor Imigrasi Bima, kegiatan tersebut tidak semata-mata berbicara mengenai bantuan. Lebih dari itu, bakti sosial menjadi ruang untuk membangun interaksi, menumbuhkan kepedulian dan memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas sebagai institusi pelayanan publik.
Interaksi bersama para siswa menjadi bagian yang paling bermakna dari kegiatan tersebut. Kehadiran para pegawai Imigrasi di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui kepedulian, perhatian dan kehadiran secara langsung.
Apresiasi pun disampaikan Kepala SLB Negeri Kota Bima. Ia mengaku kehadiran jajaran Imigrasi Bima memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar bantuan yang diberikan kepada sekolah.
“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan dan perhatian dari Kantor Imigrasi Bima. Bagi kami, kehadiran mereka di sini bukan hanya soal bantuan yang diberikan, tetapi juga menjadi sebuah bentuk bahwa kami dianggap keberadaannya, diperhatikan dan dipedulikan,” ungkapnya.
Menurutnya, perhatian tersebut memberikan energi positif bagi para siswa sekaligus menjadi motivasi bagi tenaga pendidik untuk terus memberikan yang terbaik dalam mendampingi dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kehadiran seperti ini memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak kami serta menjadi motivasi bagi kami para tenaga pendidik untuk terus memberikan yang terbaik,” lanjutnya.
Kegiatan bakti sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Bima menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, kebersamaan dan gotong royong dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi para peserta didik di SLB Negeri Kota Bima, perhatian seperti ini bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga tentang pesan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri dan membuka ruang yang lebih luas bagi mereka untuk tumbuh, belajar, berkarya dan meraih cita-cita.
Kantor Imigrasi Bima berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi para siswa dan tenaga pendidik sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara lembaga pemerintah dan masyarakat.
Melalui semangat “SANG BIMA — Sangat Baik Ikhlas Melayani dengan Amanah”, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, sekaligus memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. (MB/01).



