![]() |
| Ilustrasi. |
KOTA BIMA, MIMBAR NTB – Pelaksanaan proyek peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di sejumlah kelurahan di Kota Bima mulai menunjukkan progres. Setelah tahapan sosialisasi kepada masyarakat, beberapa paket pekerjaan kini telah memasuki tahap konstruksi dan fisiknya mulai terlihat di lapangan.
Kepala Bidang terkait, Fahrurraji, S.T., M.T., menyampaikan bahwa proyek di Kelurahan Rontu dan Kelurahan Oi Mbo merupakan dua paket yang saat ini sudah menunjukkan perkembangan fisik.
"Sementara yang sudah mulai kelihatan fisiknya, Rontu dan Oi Mbo," ujar Fahrurraji kepada MIMBAR NTB melalui WhatsApp, Senin (3/8/2026).
Ia menegaskan seluruh proses pengadaan proyek SPAM telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, seluruh paket pekerjaan dengan nilai di atas Rp400 juta diproses melalui mekanisme tender.
"Untuk pekerjaan peningkatan SPAM jaringan perpipaan dengan nilai di atas Rp400 juta semuanya melalui tender," jelasnya.
Sementara itu, paket pekerjaan SPAM di Kelurahan Rite menggunakan mekanisme penunjukan langsung (PL) karena nilai kontraknya berada di bawah batas maksimal yang diperbolehkan dalam regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Adapun paket SPAM Kelurahan Ule, kata Fahrurraji, dilaksanakan melalui penunjukan langsung setelah sebelumnya mengalami gagal tender.
"Yang Ule dilakukan penunjukan langsung karena sebelumnya gagal tender. Semuanya sudah sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut daftar paket pekerjaan peningkatan SPAM jaringan perpipaan di Kota Bima:
SPAM Kelurahan Ntobo
Penyedia: CV. Puja Buana Indah
Nilai Kontrak: Rp715.164.320
SPAM Kelurahan Rontu
Penyedia: CV. Restu Bunda
Nilai Kontrak: Rp999.700.654
SPAM Kelurahan Oi Mbo
Penyedia: CV. Vathir Lestari
Nilai Kontrak: Rp1.388.422.125
SPAM Kelurahan Nungga
Penyedia: CV. Mandiri Utama
Nilai Kontrak: Rp639.962.376
SPAM Kelurahan Ule
Penyedia: CV. UNIKO
Nilai Kontrak: Rp459.404.366
SPAM Kelurahan Rite
Penyedia: CV. UNIKO
Nilai Kontrak: Rp398.260.100
Peningkatan jaringan perpipaan SPAM ini diharapkan mampu memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kota Bima. Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pengadaan maupun pelaksanaan proyek dilakukan dengan mengacu pada regulasi yang berlaku guna menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan. (MB/01).


