![]() |
| Petugas Imigrasi Kelas II Non TPI Bima saat melakukan pemeriksaan dalam rangkaian Operasi Wira Waspada 2026. Operasi ini menyasar berbagai lokasi strategis mulai dari penginapan, perusahaan, hingga pelabuhan untuk memastikan kepatuhan aturan keimigrasian. |
KOTA BIMA, MIMBARNTB – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima resmi melaksanakan Operasi Wira Waspada Serentak Tahun 2026. Operasi yang berlangsung selama tiga hari ini mencakup wilayah pengawasan Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu, dengan fokus utama memantau keberadaan serta aktivitas Warga Negara Asing (WNA).
Kegiatan diawali pada Rabu (8/4/2026) dengan pengecekan di sejumlah penginapan dan lokasi pernikahan campuran di Kota Bima, serta kunjungan ke PT. SMS di Kabupaten Dompu. Pada hari kedua, Kamis (9/4/2026), tim menindaklanjuti pengawasan di lingkungan perusahaan, yakni PT. Santosa Utama Lestari dan PT. Charoen Pokphand Tbk, serta memantau WNA asal Jerman yang sedang berwisata di Sofanda Resort.
Operasi ditutup pada Jumat (10/4/2026) dengan pemeriksaan di Pelabuhan Kempo dan Pelabuhan Calabai sebagai titik strategis lalu lintas orang dan barang. Selain itu, tim juga melakukan verifikasi data terhadap WNA asal Pakistan yang tercatat dalam pernikahan campuran dan WNA asal Jerman di kawasan wisata.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima, Joko Widodo, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran keimigrasian di seluruh lokasi yang disasar.
"Berdasarkan hasil pantauan, situasi terpantau aman dan seluruh keberadaan serta aktivitas orang asing dinilai telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Joko.
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Imigrasi Bima dalam menjaga ketertiban hukum dan kedaulatan wilayah, sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan bersama. (Tim)


