![]() |
| Suasana Deklarasi Damai APKLI Kota Mataram yang mengusung tema "Aksi Cerdas Suara Berkualitas" demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. |
MATARAM, MIMBARNTB – Puluhan anggota Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Mataram menggelar deklarasi damai di kawasan Eks Bandara Selaparang, Rabu (29/04/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) serta hari besar lainnya.
Kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah dan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi yang kondusif. Deklarasi dipimpin langsung oleh Ketua APKLI Kota Mataram, Syahidin, dan diikuti oleh para pengurus serta anggota.
Dalam aksinya, para peserta membawa berbagai spanduk berisi pesan kedamaian dan edukasi, di antaranya bertuliskan “Salurkan Aspirasi tanpa Anarki, Rayakan Hari Buruh dengan Kegembiraan dan Kebersamaan” serta “Sampaikan Aspirasi dengan Ilmu, Bukan Amuk, Aksi Cerdas Suara Berkualitas”.
Syahidin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum May Day berlangsung. Menurutnya, perjuangan ekonomi dan penyampaian aspirasi tidak harus dilakukan dengan cara-cara yang merugikan atau melanggar aturan.
“Perjuangan ekonomi dan penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, tanpa anarki, serta mengedepankan kebersamaan,” tegas Syahidin.
Ia menambahkan, pedagang kaki lima merupakan bagian dari penggerak ekonomi yang cerdas dan beradab. Oleh karena itu, setiap gerakan dan tuntutan harus berbasis pada data, dialog, dan solusi, bukan kekerasan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa aksi cerdas dengan suara berkualitas jauh lebih bermakna daripada tindakan anarkis. Kami ingin menyampaikan aspirasi secara elegan demi terwujudnya Kota Mataram yang maju dan berbudaya,” ujarnya.
Usai melaksanakan deklarasi damai, kegiatan dilanjutkan dengan momen pembagian perlindungan sosial. Panitia secara simbolis menyerahkan 53 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan anggota, Winarti dan Ismail Marzuki, yang selanjutnya akan didistribusikan kepada seluruh anggota yang berhak menerimanya.
Langkah ini menunjukkan perhatian organisasi terhadap kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi para pedagang kaki lima di Kota Mataram. (Tim).


