PEMKOT BIMA SALURKAN PKH DAERAH 2026 UNTUK 1.200 KELUARGA, RENCANA DIPERLUAS HINGGA 2.000 KELUARGA TAHUN DEPAN -->
Cari Berita

Free Space 970 X 90px

PEMKOT BIMA SALURKAN PKH DAERAH 2026 UNTUK 1.200 KELUARGA, RENCANA DIPERLUAS HINGGA 2.000 KELUARGA TAHUN DEPAN

Rabu, 10 Juni 2026

Wali Kota Bima A. Rahman H. Abidin bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan secara simbolis menyerahkan buku tabungan dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah Tahun 2026 kepada perwakilan keluarga penerima manfaat di kawasan utara Alun-alun Lapangan Serasuba, Kamis (11/6/2026). Program ini menyalurkan bantuan Rp200 ribu per bulan kepada 1.200 keluarga yang belum tercakup bantuan pusat, dengan rencana perluasan cakupan menjadi 2.000 keluarga pada tahun depan.


KOTA BIMA, MIMBARNTB – Pemerintah Kota Bima resmi memulai penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah Tahun 2026 kepada 1.200 keluarga penerima manfaat. Penyaluran perdana dilaksanakan di kawasan utara Alun-alun Lapangan Serasuba, Kamis (11/6), sebagai wujud pelaksanaan salah satu janji politik pemerintah daerah dalam upaya mengurangi angka kemiskinan.

 

Wali Kota Bima, A. Rahman H. Abidin, menyampaikan bahwa program ini dirancang khusus untuk menjangkau warga yang belum tercakup dalam bantuan sosial dari pemerintah pusat. Sasaran utamanya meliputi kelompok masyarakat dengan status ekonomi desil 1 hingga desil 5, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan keluarga miskin yang telah memenuhi syarat administrasi dan verifikasi.

 

“Kami ingin memastikan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, tahun depan kami rencanakan menambah sekitar 800 penerima lagi, sehingga totalnya mencapai 2.000 keluarga,” ungkap Rahman dalam sambutannya.

 

Menurutnya, penetapan penerima dilakukan melalui proses verifikasi yang ketat dan berjenjang. Dimulai dari usulan warga di tingkat kelurahan, pengecekan langsung ke lapangan, hingga validasi akhir oleh Dinas Sosial Kota Bima. Mekanisme ini diterapkan agar bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

 

Pada tahun ini, setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali melalui rekening bank. Pemerintah bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bima sebagai mitra penyalur untuk menjamin keamanan, keterbukaan, dan kemudahan akses pencairan dana.

 

Kepala BRI Cabang Bima menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menilai kerja sama ini tidak hanya memperlancar penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan memperkenalkan layanan perbankan kepada masyarakat rentan.

 

Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, Sekretaris Daerah, jajaran kepala dinas, camat, lurah, dan perwakilan BRI tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara simbolis menyerahkan buku tabungan kepada lima perwakilan penerima manfaat.

 

Rahman mengingatkan agar bantuan yang diterima digunakan secara bijak untuk kebutuhan utama keluarga, seperti biaya pendidikan, layanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukanlah solusi permanen, melainkan penyangga ekonomi yang diharapkan dapat mendorong kemandirian keluarga dalam jangka panjang.

 

“Bantuan ini harus menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri, bukan sekadar konsumsi sesaat,” tegasnya.

 

Pemerintah Kota Bima berharap kehadiran PKH Daerah dapat menjadi instrumen tambahan yang efektif dalam menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Untuk keberhasilan program ini, Rahman mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pendamping sosial, pelaku usaha, hingga warga umum, untuk bersinergi dan saling mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Bima. (Tim).