Wakil Bupati Bima Resmi Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, 48 Peserta Dinyatakan Lulus Uji Kompetensi -->
Cari Berita

Free Space 970 X 90px

Wakil Bupati Bima Resmi Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, 48 Peserta Dinyatakan Lulus Uji Kompetensi

Selasa, 12 Mei 2026

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy saat menyerahkan sertifikat dan peralatan kerja kepada salah satu peserta yang dinyatakan lulus dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima. Sebanyak 48 dari 64 peserta dinyatakan memenuhi standar kompetensi dan siap bekerja atau berwirausaha.

BIMA, MIMBARNTB – Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima. Dari total 64 peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan selama 20 hari kerja, sebanyak 48 orang dinyatakan lulus dan berhasil memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dalam ujian akhir maupun uji keterampilan yang dilaksanakan .

 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) dan UKM Kabupaten Bima ini dibuka pada 20 Oktober 2025 lalu, dan diikuti warga masyarakat serta pencari kerja yang terseleksi, dengan materi pelatihan mencakup empat bidang kejuruan utama: Teknik Sepeda Motor, Las Listrik, Teknik Mesin Pendingin, serta Kejuruan Menjahit. Seluruh materi disusun mengacu standar kompetensi kerja nasional, agar keahlian yang didapatkan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

 

Dalam sambutan penutupannya, Wakil Bupati mengapresiasi antusiasme peserta serta kesiapan penyelenggara dalam menjalankan program. Ia menyatakan, pelatihan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk memberikan bekal keterampilan, sekaligus solusi strategis menekan angka pengangguran terbuka di wilayah Kabupaten Bima.

 

“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan pintu gerbang kesempatan. Warga berhak memiliki pekerjaan dan penghidupan yang layak, dan kemampuan kejuruan adalah kuncinya. Saya bangga, dari 64 peserta, 48 orang telah terbukti kompeten dan siap bersaing, baik untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri,” ujar dr. Irfan Zubaidy di hadapan peserta dan undangan .

 

Ia juga mengingatkan lulusan agar tidak berhenti belajar, serta mengajak memanfaatkan keahlian yang dimiliki untuk membuka lapangan kerja baru, mengingat Bima memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan jasa yang masih bisa dikembangkan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima, Aries Munandar, melaporkan bahwa pelatihan ini dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025. Selain materi teori dan praktik, seluruh peserta juga mendapatkan uang saku, konsumsi, serta kelengkapan alat kerja dasar sebagai bekal memulai usaha atau bekerja.

 

“Seluruh materi telah diuji, baik secara tertulis maupun praktik langsung di lapangan. 48 peserta yang lulus telah memenuhi seluruh standar, dan berhak mendapatkan sertifikat kompetensi resmi yang berlaku secara nasional,” jelas Aries Munandar .

 

Pemerintah Kabupaten Bima menegaskan akan terus mengembangkan program serupa di tahun-tahun mendatang, dengan variasi kejuruan yang disesuaikan kebutuhan pasar kerja. Langkah ini sejalan visi daerah untuk membangun sumber daya manusia yang terampil, mandiri, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (Tim)