Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Bupati Bima Dorong Pelaksanaan GERMAS -->
Cari Berita

Free Space 970 X 90px

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Bupati Bima Dorong Pelaksanaan GERMAS

Minggu, 28 Juni 2026

Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti dan Kepala Dinas Kesehatan meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar di wilayah Kabupaten Bima, Kamis (25/06). Kegiatan ini meliputi senam sehat, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gratis, dan aksi donor darah untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat.

BIMA , MIMBARNTB – Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan dan instansi terkait terus berkomitmen memperbaiki derajat kesehatan warganya. Salah satu langkah nyata yang dijalankan adalah pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar pada Kamis (25/06). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah Kepala Perangkat Daerah, pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pejabat lingkup Sekretariat Daerah, serta perwakilan organisasi profesi kesehatan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam sehat bersama, dilanjutkan dengan peninjauan layanan penyuluhan penanganan henti jantung, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi menekankan pentingnya deteksi dini kesehatan. “Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih awal dan tidak terlambat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E. menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Germas tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama berbagai pihak. Selain Dinas Kesehatan, dukungan aktif juga datang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Keikutsertaan tenaga medis ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

 

“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat—seperti berolahraga rutin, mengonsumsi makanan bergizi, dan memeriksakan kondisi kesehatan secara teratur—terus meningkat. Hal ini menjadi kunci mewujudkan warga Bima yang sehat dan produktif,” ungkap Hj. Nurul.

 

Antusiasme warga terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan catatan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Bima, sebanyak 29 orang mendaftar sebagai pendonor darah. Sementara itu, layanan skrining kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar kolesterol, berat badan, hingga lingkar perut dimanfaatkan oleh 129 orang warga.

 

(Tim)